11 Poin Imbauan Danrem 162/WB Jelang Idul Fitri

SASAMBO NEWS - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han menyampaikan imbauan untuk warga NTB pada Rabu 20 Mei 2020.

Menurut Danrem, imbauan ini sesuai Keputusan nomor  003.2-504 Tahun 2020 yang diterbitkan Gubernur NTB pada Selasa 19 Mei 2020 tentang penetapan pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19, dan sejalan dengan imbauan ketua MUI Provinsi NTB guna meminimalisir, mencegah serta untuk membantu percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah NTB.
Imbauan yang disampaikan Danrem 162/WB memuat 11 poin sebagai berikut: 

Pertama, Pengumpulan zakat fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) diusahakan menghindari kontak fisik secara langsung, dan bisa dilakukan melalui layanan jemput zakat dan transfer layanan perbankan;

Kedua, Penyaluran Zakat Fitrah dan/atau ZiS (Zakat, Infak, dan Shadaqah) yang ada di masjid, mushola, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat dapat diberikan secara langsung kepada mustahik dengan tetap mengikuti protokol kesehatan;

Ketiga, Dalam situasi pandemi Covid-19, takbiran dilaksanakan melalui media televisi, radio, media sosial, dan media digital lainnya;

Keempat, Takbiran dapat dilakukan/dilaksanakan di masjid hanya oleh pengurus takmir masjid;

Kelima, Salat Idul Fitri 1441 H dilakukan/ dilaksanakan di rumah masing-masing;

Keenam, Silaturahim atau halal bihalal Idul Fitri 1441 H bisa dilakukan melalui media sosial dan video call/conference;

Ketujuh, Perayaan lebaran topat dengan keramaian yang lazim dilaksanakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 H ditiadakan;

Kedelapan, Sesuai dengan protokol kesehatan, seluruh mall, pusat perbelanjaan dan toko-toko pakaian untuk sementara ditutup sejak tanggal 20 Mei 2020 sampai waktu yang ditentukan kemudian;

Kesembilan, Dalam menjalankan ibadah ramadhan dan syawal, seyogyanya masing-masing pihak turut mendorong, menciptakan, dan menjaga kondusivitas kehidupan keberagaman dengan tetap mengedepankan ukhuwah Islamiyah ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariah;

Kesepuluh, Kepada seluruh aparat keamanan terkait (TNI, Polri), Pol PP, Camat, Lurah/kepala desa, kepala lingkungan dan ketua RT dengan selalu melibatkan peran serta aktif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya di masing-masing lingkungan untuk meningkatkan pengawasan dan penertiban agar keputusan Gubernur ini dapat dilaksanakan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat;

Kesebelas, Senantiasa memperhatikan instruksi pemerintah daerah terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.

Alumni Akmil 1993 terebut berharap agar semua masyarakat dapat mematuhi semua imbauan pemerintah tersebut demi membantu percepatan penanganan Covid-19 di wilayah NTB, untuk keamanan dan keselamatan diri, keluarga dan kita semua.

Di samping itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini juga menginstruksikan kepada para Dansat di jajarannya agar mensosialisasikan imbauan pemerintah tersebut kepada seluruh lapisan masyarakat secara bersinergis melalui para Babinsa, Babinkamtibmas, kepala Desa, tokoh  agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan stakeholder lainnya, tentang Himbauan tersebut baik secara langsung berkeliling menggunakan pengeras suara, melalui media sosial ataupun media online lainnya. (SN-01)
auto faucet

Komentar