1360 Mahasiswa Universitas Mataram Jalani KKN Tanggap Bencana Covid-19

SASAMBO NEWS - 1.360 Mahasiswa Universitas Mataram (Unram) dijadwalkan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Tanggap Bencana Covid-19.

KKN Tematik Kebencanaan Tanggap Bencana Covid-19 ini dimulai pada 18 Mei sampai dengan 5 Agustus 2020 secara daring di Rektorat Unram.

Kegiatan KKN Tematik Kebencanaan Tanggap Bencana Covid-19 ditandai dengan acara pelepasan oleh Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum pada Senin 18 Mei 2020.
Capture Webinar Nasional LPPM Unram
Capture Webinar Nasional LPPM Unram
Pelepasan KKN dirangkai dengan Webinar Nasional Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unram bertajuk Sinergi Pemerintah dan Perguruan Tinggi dalam Penanggulangan Wabah Covid-19.

Dalam webinar, Unram menghadirkan pembicara Sekertaris Jenderal Kementerian Desa dan PDTT Anwar Sanusi, Ph.D., Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. zulkieflimansyah, SE., M.Sc. Rektor Unram, Ketua LPPM Unram, Ketua Satgas Covid-19 Unram dan Ketua Pusat Layanan KKN Unram.

Rektor Unram saat membuka acara pelepasan mengatakan bahwa dalam menghadapi bencana yang telah ditetapkan oleh Presiden RI sebagai bencana nasional ini membutuhkan sinergitas semua komponen bangsa. Perguruan Tinggi diminta mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya baik melalui kegiatan edukasi, riset yang terkait, serta kegiatan pengabdian langsung kepada masyarakat.

"Berkaitan dengan hal tersebut, Universitas Mataram akan mengambil peran diantaranya melaksanakan KKN Tematik Kebencanaan Tanggap Bencana Covid-19," papar Rektor Unram, Prof. Husni.

Pelaksanaan KKN Tematik Kebencanaan Tanggap Bencana Covid-19 nantinya akan dilakukan secara daring dimana mahasiswa akan melaksanakan KKN dari rumah masing-masing untuk memberikan edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 kepada keluarga atau tetangga dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

Jumlah mahasiswa peserta KKN Tematik Kebencanaan akan diikuti oleh 1.360 mahasiswa dan dibimbing oleh 158 orang dosen pembimbing lapangan.

Beberapa contoh program yang dapat dilaksanakan oleh mahasiswa, diantaranya:

Pembuatan atau penyebaran pamflet/leaflet/spanduk/poster/brosur tentang Covid 19;

menyangkut gejala klinis, penularan, dan upaya pencegahan sesuai protokol kesehatan dan standar WHO;

Kampanye edukasi pencegahan Covid 19 melalui berbagai sarana yang sesuai dengan kaidah social distancing seperti media sosial/media massa/radio/pengeras suara di tempat sekolah/ibadah;

Memposting hasil edukasi pencegahan Covid 19 melalui platform twitter atau instagram atau facebook atau youtube;

Kolaborasi dengan Tim Satgas Covid 19 di tingkat Desa/Kecamatan/Puskesmas;

Membuat pemetaan kondisi dan situasi masyarakat di desa lokasi KKN terkait dengan adanya ODP, PDP, maupun pasien yang terpapar Covid-19 secara online;

Program-program adaptasi masyarakat, baik petani maupun UMKM, terhadap dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh Covid-19.

Prof. Husni berharap agar pelaksanaan KKN Kebencanaan ini dapat berjalan lancar dengan mematuhi semua protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Selaku Rektor saya berharap agar pelaksanaan KKN Kebencanaan ini dapat berjalan lancar dengan mematuhi semua protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dan kepada anak-anakku mahasiswa Unram agar bisa melaksanakan KKN ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan dengan dosen pembimbing lapangan," pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB yang akrab disapa Dr. Zul ini menyambut baik sinergi antara Unram dan Pemprov NTB.

"Sinergi antara Unram dan NTB tidak bisa dipisahkan, NTB tidak akan maju tanpa kontribusi signifikan dari Unram, dan Unram tidak akan besar kalo tidak berkolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah NTB," jelas Dr. Zul.

Menurutnya KKN ini bisa menjadi puncak dari proses pembelajaran yang selama ini dilakukan.

"Semua relasi kemanusiaan yang kita pelajari akan gampang dipraktekkan di desa-desa, kita akan menghadirkan banyak senyuman baru di masyarakat kita dengan hadirnya anak-anak muda yang hebat dari Universitas Mataram," katanya saat memberikan sambutan.

Gubernur NTB itu juga memberikan selamat dan pesan kepada pra mahasiswa Unram yang akan melaksanakan kegiatan KKN Kebencanaan.

"Selamat kepada teman-teman muda ini, berdayakan desa, hadirkan senyuman buat masyarakat, sehingga ketika mereka merayakan idul fitri dan setelahnya banyak senyuman yang lahir dari nusa tenggara barat ini," pesannya singkat.

Sekjen Kemendes dan PDTT, Anwar Sanusi, menyampaikan bahwa wabah Covid-19 akan berdampak pada tiga hal yaitu, dampak ekonomi, dampak kesehatan dan dampak sosial.

Dengan demikian ia berpesan kepada para mahasiswa untuk menggali berbagai potensi yang ada di pedesaan terutama menyangkut bagaimana desa-desa bisa segera bangkit dari wabah pandemi Covid-19.

"Adik-adik yang nantinya kan melaksanakan KKN agar bisa melakukan pendataan terkait dengan tiga dampak itu, terutama terkait dengan masalah pangan karena pangan merupakan salah satu kunci kehidupan," pesan Sekjen Kemendes dan PDTT itu. (SN-01)
auto faucet

Komentar