Gubernur NTB : Keterlibatan IKM di JPS Gemilang Tahap III akan Bertambah

 SASAMBO NEWS - Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah akan menambah jumlah keterlibatan IKM pada JPS Gemilang Tahap III. Langkah ini melanjutkan gagasan ekonomi industri dan pemberdayaan IKM/UKM dalam Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Sebanyak 2.095 IKM akan terlibat dalam JPS Gemilang di tahap III ini dengan harapan, agar JPS yang disalurkan kepada masyarakat juga sekaligus dapat menggerakkan kegiatan ekonomi.


“Tugas kita adalah memberdayakan para IKM dan UKM. Setelah berdaya, insyaallah kedepan nya kita berharap tanpa JPS pun mereka bisa tetap berjualan dan mampu berproduksi, kita jangan terlena dengan tahapan penyelenggaraan JPS tahap II yang sudah cukup baik, kita harus tetap mengawal tahap III lebih baik,” ungkap Dr Zul, saat rapat Selasa 23 Juni 2020.

Dia menjelaskan, JPS Gemilang tahap III diharapkan dapat menyempurnakan JPS Gemilang Tahap II yang dirasa sudah baik. Untuk itu penyaluran JPS tahap ketiga ini selain kualitas data penerima harus lebih baik, juga paket produk yang diterima benar-benar bersumber dari produk UKM lokal dengan jumlah yang cukup dan berkualitas baik.

Asisten II Setda NTB, H. Ridwansyah menyampaikan bahwa penyaluran JPS Gemilang Tahap II sudah selesai dan terdistribusi dengan baik.

“JPS gemilang tahap dua sudah selesai. Tidak ada masalah terlalu serius, ini adalah modal agar JPS gemilang tahap III bisa lebih baik atau minimal sama baiknya dengan tahap II ini,” kata Ridwansyah.

Kuota penerima JPS Gemilang tahap ketiga direncanakan sebanyak 120.000 KK. Dengan rincian 110.073 untuk DTKS, dan 9.927 non DTKS. Beberapa bahan pokok yang dipastikan terdapat dalam paket JPS Gemilang, untuk Pulau Lombok diantaranya beras, abon ikan, minyak goreng kelapa, serta kue kering. Sedangkan untuk Pulau Sumbawa diantaranya beras, abon ikan, ikan kering, garam, kue kering lokal serta masker dan suplemen. (SN-01)

auto faucet

Komentar