Balap Cidomo Liar Dibubarkan Sebab Ganggu Keselamatan Pengguna Jalan

SASAMBO NEWS - Polisi di Lombok Barat membubarkan balap cidomo liar di Bypass BIL, pada Jumat 24 Juli 2020.

Kasat Lantas Polres Lombok barat Iptu I Made Sugiartha, mengatakan pembubaran ini dilakukan berkat laporan warga yang resah dengan aksi balap cidomo liar.

“Anggota Polsek Labuapi, Sat. Sabhara dan Anggota Lalu Lintas Polres Lobar yang tengah melakukan patroli rutin mendapat laporan langsung dari masyarakat yaitu adanya balapan cidomo liar kemudian petugas datang ke lokasi,”ungkap Sugiartha.
Balap Cidomo Liar Dibubarkan Sebab Ganggu Keselamatan Pengguna Jalan
Foto : Polisi Menyita Gerobak saat Aksi Balap Liar Cidomo
Dalam pembubaran ini sejumlah warga dan Kusir cidomo ada yang kocar-kacir lari ke sawah. Ada pula yang sempat menolak kuda dan gerobak cidomonya dibawa petugas. Namun sebagai efek jera, petugas tetap menyita gerobak cidomo mereka.

“Petugas langsung mengambil tindakan dengan membubarkan sekaligus menangkap para pelaku balap liar tersebut. Saat dilakukan penangkapan membuat semua kusir cidomo ataupun masyarakat yang ikut mengiringi dengan menggunakan sepeda motor melarikan diri,”ujarnya.

Sugiartha menegaskan bahwa jalur Bypass BIL bukan untuk aksi balap liar. Selain bisa mengganggu situasi arus lalulintas, balap liar cidomo juga membahayakan warga dan pengendara lain. 

“Ini jalur cepat tak mestinya digunakan untuk aksi balap liar karena menggangu dan mengancam keselamatan pengendara lain,”tegasnya.

Polres Lobar sedang menggelar Operasi Patuh Gatarin 2020 selama 14 hari terhitung tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus 2020. Ada 3 jenis pelanggaran yang menjadi prioritas, yaitu pelanggaran helm, pelanggaran kendaraan barang mengangkut orang, dan pelanggaran penggunaan sabuk keselamatan. 

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat agar tertib berlalu lintas dan mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker diharapkan untuk mewujudkan situasi dan kondisi kamseltibcar lantas yang mantap,”pungkas Sugiartha. (SN-02)
auto faucet

Komentar