Penganiaya Polisi di Sumbawa Diduga Menggunakan Zimat

SASAMBO NEWS - SH alias Bim tersangka penganiaya Kanit Reskrim Polsek Utan, Ipda Uji Siswanto, menjadi buronan Polisi selama 3 hari. 

Dalam pelarian, tersangka Bim disinyalir beberapa kali pindah lokasi persembunyian. Diduga, Bim hendak mengecoh Polisi agar bisa lolos dari sergapan.

Selain hendak mengecoh agar bisa lolos dari  Polisi, tersangka Bim juga diduga menggunakan Sikep alias Zimat. Penggunaan Zimat ini diketahui dari foto penangkapan yang beredar via WhatsApp.
Penganiaya Polisi di Sumbawa Diduga Pakai Zimat
Foto : Tersangka Bim saat ditangkap di Sumbawa
Dalam foto ini, posisi tersangka Bim sedang terlentang. Baju Bim tersingkap. Di bagian perut, terlihat ada sebuah kain warna putih berbentuk sabuk. Sabuk inilah yang disinyalir menjadi Zimat tersangka Bim.

Menurut Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra SH, tersangka Bim ditangkap Tim Gabungan Polisi pada Minggu 12 Juli 2020 saat hendak menyeberang ke Pulau Lombok lewat Labuan Alas, Sumbawa.

Tersangka Bim terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan aparat saat hendak ditangkap. 

"Tersangka Bim hendak menyeberang tadi subuh ke pulau Lombok lewat Labuhan Alas. tersangka bersembunyi di Dusun Bangsal Labuhan Alas kecamatan Utan, saat dilakukan penangkapan, tersangka membawa senjata tajam untuk melakukan perlawanan. Petugas terpaksa melakukan tindakan terukur dengan melepas tembakan melumpuhkan" ungkap Kapolres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa memaparkan rekam jejak tindak pidana yang dilakukan Tersangka Bim, antara lain, pencurian Toko Emas di Alas (2015), perampokan gaji guru di KSB (2007), penganiayaan kades utan tengah (2016).

"Pengejaran hingga penangkapan terhadap tersangka Bim melibatkan banyak Tim, yakni Tim Puma Polres Sumbawa, Tim Resmob Polda NTB, Tim Intel Polres, Tim Narkoba Polres, Tim Puma Polda NTB, Satpol Airud, Polsek Buer, Polsek Utan, Polsek Alas", terang Kapolres.

Saat ini tersangka Bim sedang menjalani perawatan medis di RSUD Sumbawa. Terang Kapolres Sumbawa dirilis Bid. Humas Polda NTB via WhatsApp. (SN-08)
auto faucet

Komentar