Polisi Buru Penganiaya Kanit Reskrim Polsek Utan

SASAMBO NEWS - Tim Puma Polres Sumbawa, memburu Syamsul Hidayat karena diduga menganiaya Ipda Uji Siswanto hingga meninggal dunia.

Guna mempercepat proses penangkapan, Polres Sumbawa telah menyebar foto Syamsul Hidayat alias Bim.
Polisi Buru Penganiayaan Kanit Reskrim Polsek Utan
Foto : Screenshot DPO Polres Sumbawa
"Sudah kita kejar. Foto pelaku sudah kita sebar. Semoga segera tertangkap," ujar Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra S.IK., dirilis Humas Polda NTB.

Syamsul Hidayat diduga melakukan penganiayaan terhadap Kanit Reskrim Polsek Utan, Sumbawa, Ipda Uji Siswanto pada Jumat 10 Juli 2020.

Menurut kronolgis, Ipda Uji ketika itu melintas dengan sepeda motor di simpang empat belakang Kantor Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa.

Kemudian Syamsul Hidayat datang dari arah belakang korban, dan seketika menyerang dengan brutal menggunakan sebilah sajam.

Akibat aksi brutalnya ini, Kanit Reskrim Polsek Utan - Sumbawa, Ipda Uji Siswanto mengalami sejumlah luka sayat di bagian tubuh. 

"Lukanya, sayatan di pipi, belakang telinga, punggung dan kaki. Menurut amatan lukanya tidak fatal, jadi kita lakukan otopsi," ujarnya.

Abdul Hamit, orang tua Syamsul Hidayat berada di lokasi kejadian dan menghentikan aksi penganiayaan tersebut. Namun karena sudah mendapat perlakuan buruk, kondisi Ipda Uji mengalami pendarahan hebat. 

Abdul Hamit yang melihat kondisi korban, langsung melarikan ke Puskesmas Utan hingga pada akhirnya meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD Sumbawa.

"Saat ini kita menunggu dokter dari Mataram, untuk otopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya," jelasnya.

Disampaikan bahwa aksi brutal tersebut buntut dari kasus LP/24/VI/2020 tgl 28 Juni 2020 antara pelapor Agus yang bermasalah dengan Syamsul Hidayat.

Ipda Uji sebagai Kanit Reskrim Polsek Utan, ketika itu berupaya menyelesaikan permasalahan pelaku dengan jalan kekeluargaan. Namun diduga karena tidak terima dengan penyelesaian masalah, menjadi alasan pelaku menganiaya korban.

"Ini sebuah pukulan bagi kami, ini personil terbaik kami," paparnya.

Atas kejadian ini, Kapolres meminta kepada masyarakat untuk menyerahkan penanganan kasus ini kepada Polres Sumbawa. 

"Siapapun itu, antara korban dan pelaku, karena ini tindak pidana akan kita proses secara hukum. Serahkan kepada kami," pungkasnya. (SN-08)
auto faucet

Komentar