Polsek Mataram Ungkap Kasus Curat

SASAMBO NEWS - Tim Opsnal Polsek Mataram menangkap seorang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berinisial RM. 
Kapolsek Mataram dan Anggota saat Jumpa Pers
Pria 35 tahun warga Karang Kemong, Kelurahan Cakranegara Barat Kecamatan Cakranegara Kota Mataram diduga mencuri bermacam barang milik salah satu dokter spesialis di RSUD Provinsi NTB. 

Mulai dari speaker aktif, parfum, power bank, baju lengan panjang, celana jeans dan satu unit sepeda merk Polygon.

‘’Kami tangkap hari selasa 7 Juli sekitar pukul 11.30 wita. TKP pencurian di Jalan Angsa kompleks rumah dinas provinsi. Korbannya PNS dokter spesialis di RSUD NTB,’’ ungkap Kapolsek Mataram, AKP Rafles Girsang, S.I.K, pada Kamis 9 Juli 2020.

Pelaku beraksi pada hari senin 6 Juli pukul 15.00 wita. Karena korban diketahui sedang bekerja. Pelaku memanjat tembok dan merusak ventilasi rumah korban. Setelah itu mendobrak pintu kamar dan leluasa mengambil barang milik korban.

‘’Dia juga merusak kunci gerbang dengan cukit linggis. Lalu kabur setelah mencuri,’’ bebernya.

Korban langsung melaporkan pencurian ini ke kepolisian. Diteruskan dengan melakukan penyelidikan. berbekal rekaman CCTV di rumah korban. Ditambah dengan keterangan saksi. Ciri-ciri dan identitas pelaku dikantongi. Kemudian kurang dari 24 jam. Pelaku ditangkap di rumahnya di Karang Kemong. 

‘’Saat ditangkap, pelaku sedang duduk dikamarnya. Langsung kami amankan tanpa perlawanan,’’ tuturnya.

Saat ditangkap, barang bukti yang ditemukan petugas masih lengkap. Pelaku mengaku tidak akan menjual barang curiannya itu. 

‘’Pengakuannya mau dinikmati atau dipakai sendiri tidak dijual,’’ katanya.

Pelaku bukan pemain baru. Karena sebelumnya sempat di penjara dalam kasus yang sama. 

‘’Punya catatan kriminal. Dia residivis kasus curat juga,’’ ungkap mantan Kasat Reskrim Loteng ini.

Di depan petugas, RM diam seribu bahasa. Lelaki tanpa pekerjaan itu hanya tertunduk meratapi nasib. Dengan perbuatannya itu, dia terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (SN-01)
auto faucet

Komentar