Tukang Palak Pengunjung Wisata Bukit Merese Kuta Lombok Dibekuk

SASAMBO NEWS - Warga Dusun Songgong Desa Sukadana Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, berinisial B (30) harus berurusan dengan aparat kepolisian. 

B terpaksa diamankan Polisi pada Kamis 23 Juli 2020 karena diduga telah memalak pengunjung wisata di Kawasan Bukit Merese Jalan Kuta Lombok.

Kapolsek Kuta, Iptu M Fijri, mengatakan penangkapan B bermula dari informasi masyarakat dan korban, bahwa pelaku ini diduga kuat melakukan pemalakan terhadap para pengunjung. 

Modusnya, B menuduh korbannya sudah melakukan tindakan asusila. Kemudian B meminta paksa barang berharga seperti handphone dan uang.
Tukang Palak Pengunjung Wisata Bukit Merese Kuta Lombok Dibekuk
“Jadi benar kita amankan pelaku pemerasan dan dari informasi yang beredar bahwa pelaku sering melakukan pemerasan terhadap pasangan pemuda pemudi yang sedang berduaan diatas bukit, dengan tuduhan telah melakukan perbuatan asusila.Padahal para korban hanya sedang berpoto- poto selfi, kemudian pelaku mengambil paksa Handpone dan uang korban sambil mengancam,” ungkap Kapolsek Kuta, Iptu M Fijri.

Fijri menegaskan, apa yang dilakukan oleh pelaku ini mencoreng dunia pariwisata di Lombok Tengah. Pasalnya, ditengah semangat Pemda untuk membangun sektor pariwisata, maka seharusnya aksi semacam ini tidak terjadi. 

Seharusnya masyarakat diberikan pelayanan yang baik agar mereka merasa aman dan nyaman untuk berkunjung ke daerah itu.

“Kita akan melakukan pengembangan, karena kita menduga bahwa pelaku ini sering melancarkan aksi pemerasan terhadap wisatawan terutama pasangan muda- mudi. Hal ini tidak boleh dibiarkan, karena ini akan merusak citra baik destinasi wisata kita. Orang akan takut untuk datang jika aksi kriminalitas masih terjadi,” terangnya. (SN-03)

Komentar

  1. Bagaimana jika barang yg telah mereka rampas apa msh bisa di kembalikan?

    BalasHapus
  2. kapan Lombok bisa maju klo tukang palak dan maling msih byak.

    BalasHapus

Posting Komentar