Gubernur NTB Surati Pimpinan Perguruan Tinggi

SASAMBO NEWS - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah, menyurati Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Kabupaten/Kota. Sebagai bagian keseriusan mendukung Inovasi Program Gerakan Ayo Kuliah (GAUL) bagi anak Keluarga Pra Sejahtera Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI. Sebab, Inovasi tersebut bersinggungan langsung dengan Visi Pemerintah Provinsi untuk mewujudkan generasi Gemilang.

“Gubernur NTB, telah menerbitkan surat dukungan Gerakan Ayo Kuliah (GAUL) PKH NTB. Surat tersebut ditujukan kepada Pimpinan Kampus di Kabupaten/kota se NTB,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik.
Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik.
Foto : (arsip) Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Ahsanul Khalik.

Menurutnya, Surat dengan nomor 608.1/260/0112505/2020 pada tanggal 21 Juli 2020 tersebut, dalam rangka mewujudkan visi Pemerintah Provinsi NTB yaitu mewujudkan NTB Gemilang.

Sebagaimana telah dicetus Inovasi Gerakan Ayo Kuliah (GAUL) PKH oleh Dinas Sosial Provinsi NTB didukung oleh SDM Pelaksana PKH Kemensos RI di Dinas Sosial Kabupaten/Kota untuk mewujudkan Generasi Harapan, Cerdas dan Gemilang.

“Diterbitkan surat tersebut dengan harapan anak PKH mendapatkan prioritas kesempatan melanjutkan pendidikan melalui jalur program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dan jalur beasiswa lainnya,” kutip Khalik.

Dijelaskan bahwa GAUL PKH adalah inovasi dengan model pembinan siswa kelas XII jenjang SMA/SMK sederajat bagi anak keluarga pra sejahtera penerima bansos PKH di provinsi NTB.

Pihak yang terlibat adalah Dinas Sosial provinsi/kabupaten/kota dan SDM pelaksana PKH maupun pihak swasta yang tidak mengikat.

Inovasi gaul terdiri dari 3 (tiga) bisnis proses yaitu pertama, mapping (pemetaan) siswa kelas XII jenjang SMA/SMK sederajat , kedua, edukasi dan motivasi (pembinaan), ketiga, advokasi (pendampingan) dalam proses mengakses program KIP kuliah/bidik misi, beasiswa lainnya dan keringanan uang kuliah tunggal (UKT).

“Pelaksanaan bisnis proses GAUL PKH, akan mengikuti jadwal penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) setiap tahun. termasuk proses pendaftaran dan pendampingan bidik misi/kip kuliah serta beasiswa lainnya,” jelasnya.

Dia mengaku berdasarkan data tahap III tahun 2020, intervensi PKH pada komponen keluarga pra sejahtera sebanyak 91.247 anak SMA/SMK sederajat.

Pendampingan dan advokasi dilakukan, karena anak Keluarga Pra Sejahtera PKH yang mau lanjut kuliah tidak masuk dalam kategori bansos PKH.

Untuk saat ini data yang telah diadvokasi mendaftar di berbagai perguruan tinggi negeri/swasta, melalui jalur KIP kuliah dan mandiri. Tahun 2020, sebanyak 210 anak, sedangkan sejak tahun 2016 s.d 2019 sebanyak 56 anak di kabupaten/kota.

“Anak PKH diprioritaskan, karena keluarganya bersumber dari data DTKS,” Terang Khalik via WhatsApp pada Jum'at 7 Agustus 2020. (SN-01)

auto faucet

Komentar