Tim PUMA Bekuk Terduga Pembacokan Misterius di Dompu

Tim PUMA Bekuk Terduga Pembacokan Misterius di Dompu
SASAMBO NEWS – Muhammad Chandra (14) menjadi korban pembacokan OTK (orang tak dikenal) pada senin (17/8/20) sekitar pukul 22.30 Wita.

Belum genap satu minggu dari insiden tersebut, Tim Puma Polres Dompu berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku penganiayaan (pembacokan) yang terjadi di taman kota tersebut.

Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah merilis bahwa kedua pelaku berinisial IH (15) dan MA (15). Mereka warga Kelurahan Doro To'i Kecamatan Dompu. Keduanya ditangkap oleh Tim Puma di jalan raya belakang kantor Kejaksaan Negeri Dompu.

Kedua pelaku diduga membacok Muhammad Candra (14) menggunakan senjata tajam atau kapak modifikasi cakram sepeda motor. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada lengan tangan kanan.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke SPKT Polres Dompu dengang nomor laporan LP / K / 340 / VIII /2020 / NTB /Res. Dompu tanggal 17 Agustus 2020.

Usai mendapat laporan tersebut Kasat Reskrim Polres Dompu IPTU Ivan Roland Cristofel S.T.K memerintahkan  tim Puma untuk terus bergerak melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait laporan tersebut.

“Alhasil dari kerja keras dan kegetolan tim PUMA didapatlah dua nama,” ujarnya.

Pada Sabtu (23/8) sekitar pukul 22.30 dan Tim mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan kedua pelaku tersebut. Kemudian tim melakukan pengejaran kepada kedua pelaku dan berhasil ditangkap.

Setelah ditangkap, keduanya lalu dibawa ke Mapolres Dompu untuk diselidiki lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan bahwa pembacokan tersebut ditengarai karena adanya unsur cemburu dalam hal asmara. Dan di hadapan penyidik saat diperiksa Kedua terduga mengakui perbuatannya (melakukan pembacokan).

"Keduanya disangkakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 Jo Pasal 351 ayat (1) KUHP." Pungkas Aiptu Hujaifah via WhatsApp. (SN-08)


auto faucet

Komentar