Warga Dusun Bile Mantik Berinisiatif Pilih Kadus Sendiri Dengan Cara Begini

 

Voting Suara Balon Kadus

SASAMBO NEWS - 290 Warga Dusun Bile Mantik Desa Gemel Kabupaten Lombok Tengah, NTB, memberikan voting suara untuk memilih Kepala Dusun (Kadus). Voting ini dilakukan sebab warga Dusun Bile Mantik, ingin memiliki Kadus Definitif.

Voting suara berlangsung pada Minggu 15 Agustus 2021. Dari hasil voting berhasil terjaring dua bakal calon pilihan warga, yakni Mursali dan M. Zulfahrozi.

Ketua Relawan Gabungan Masyarakat Bersatu (GMB), Agip Sujana mengatakan hampir satu tahun, warga Dusun Bile Mantik Desa Gemel Kabupaten Lombok Tengah, NTB, dipimpin oleh pejabat sementara pelaksana tugas (PLT).

Bak ayam kehilangan induk, masyarakat Dusun yang mengaku cukup resah, jenuh, dan bingung karena belum memiliki Kadus definitif itu, akhirnya dengan dibantu sejumlah pemuda dan relawan GMB berinisiatif membantu pemerintah mewujudkan harapan warga Dusun tersebut memiliki Kadus sesegera mungkin.

“Banyak masalah di Dusun kami yang tidak bisa selesai. Kami butuh Kadus segera. Urusan pernikahan, data dan informasi dari desa tidak pernah jelas, sampai warga kami 3 orang positif covid-19 sampai sekarang tidak dapat bantuan’” keluh Agip Sujana.

Metode yang diterapkan para Relawan dari berbagai kalangan dan latar belakang ini terbilang cukup menguras pikiran dan energi dan sepertinya patut diacungi jempol meski tidak ada dukungan anggaran dari Desa atau pemerintah instansi terkait. Setelah melalui musyawarah panjang selama berbulan-bulan dan berkoordinasi dengan banyak pihak dan para tokoh, akhirnya inisiatif agar segera terbentuk Kadus pun mulai dijalankan, dikemas dengan Tema “memilih pemimpin milenial”.  

Sejumlah pemuda relawan berkunjung dari rumah ke rumah untuk memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyalurkan pilihan bakal calon (Balon) Kadusnya. Langkah tersebut juga ditempuh demi menghindari kerumunan di tengah kondisi pandemi covid-19 terlebih saat Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah.


Setelah hampir seluruh suara terkumpul kemudian dilakukan penghitungan di rumah salah satu warga yang juga relawan dengan dihadiri oleh masing-masing saksi dari bakal calon pilihan, aparat keamanan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Hasil penjaringan suara bakal calon tersebut selanjutnya akan diserahkan ke pihak Desa agar segera dilaksanakan musyawarah Pansel.

“Yang penting sudah kami serahkan ke Desa ini bakal calon-calon pilihan masyarakat Dusun Bile Mantik agar segera punya Kadus sendiri,” tegas Agip.

Di kesempatan yang sama, Relawan M. Yunus menegaskan, kegiatan yang dilakukan tersebut bukan untuk melanggar aturan, namun justru untuk menegakkan aturan dengan cara menyederhanakan dan membantu Pemerintah di tingkat atas untuk menyalurkan aspirasi serta mewujudkan harapan masyarakat, khususnya masyarakat Dusun Bile Mantik.

Dijelaskannya, dari keseluruhan jumlah jiwa yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Dusun tersebut, nyaris 100 persen warga mendukung langkah yang ditempuh oleh para relawan ini demi segera terwujudnya harapan warga memiliki Kadus definitif. Dibuktikan dari sekitar 330 warga yang masuk DPT, sebanyak 290 orang menggunakan hak suaranya mendukung langkah yang dilakukan para relawan.

“Itu belum semua kami datangi. Kalo semua (didatangi) InsyaAllah 100 persen mendukung. Yang penting sudah mewakili 50+1 suara. Apalagi ini sudah lebih,” jelasnya. (SN-01)

auto faucet

Komentar